1. Imam Bukhari (Wafat 256 H)
Abu Abdillah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin Mughirah bin Yardizhab al Bukhari lahir pada hari jum’at 13 Syawal 194 H di sebuah desa di Bukhara (Tasykent) Asia Tengah.
Beliau seorang Ahli Hadits yang menghabiskan umurnya khusus untuk mengumpulkan hadits – hadits Nabi yang ketika itu masih bercerai berai terletak di dalam dada Ulama-ulama pemangku hadits.Beliau datangi kota-kota,desa-desa dan daerah-daerah Islam ketika itu, ditanya,diambildan dikumpulkan hadits-hadits Nabi tersebut serta diteliti matannya ( Lafadznya) diperhatikan sanadnya ( orang-orang yang memangkunya), kemudian di tuliskan ke kitab beliau yang bernama ” Kitab Sahih Bukhari”.
Diantara hadits-hadits itu ada juga yang ditulis dalam kitab-kitab yang lain yaitu dalam kitab ” Adabul Mufrad”, kitab ” Tarekh Al Kabir”, dan lainnya.
Beliau telah mengumpulkan sebanyak 600.000 hadits,yang kemudian setelah disaring dan disaring dari pelbagai segi , maka yang dituliskan dalam ” Kitab Sahih Bukhari” saja sebanyak 7275 dan sesudah dikurangi berulang-ulang,adalah sebanyak 2513 hadits.
Sepanjang riwayat, bahwa pada setiap akan menuliskan hadits dalam kitab Sahih Bukhari, beliau berudhu dengan air zamzam dansembahyang sunat 2 raka’at di makam Ibrahim Alaihisalam. Ini berarti bahwa sekalian hadits Bukhari ditulis di Makkah dekat Ka’bah Al Musyaraffah.
Bukan saja ditulis tetapi Imam Bukhari telah membacakan hadits-hadits itu kepada murid-muridnya.
Sepanjang riwayat sampai 90.000 orang banyaknya yang mendengarkan dari mulut beliau.Tetapi walaupun beliau Ahli Hadits No.1 namun dalam furu’syari’at beliau menganut Madzhab Syafi’i RHL
Kitab Sahih Bukhari adalah sebuah kitab yang dianggap oleh ummat Islam sebagai kitab hadits yang paling sahih di atas dunia ini, nomor 2 dibawah al Qur’an.
Beliau wafat di Bukhara desa Kartank si Samarkan taun 256 H. dan bermakam disitu.


